Lukisan jiwa mu kabur....
tak dapat lagi aku goreskan...
tak berdaya aku ukir menjadi sesuatu yang indah.
saat bayu bertandang ...
membuaiku secara perlahan
membisikan ku .....
tentang rindu rindu ku yang dikirimkan
namun....
saat kudapati dirimu...
hanya diam ...
menatapku pun tak sudi
Bila saatnya tiba....harapku
singgahlah di di pojok hatiku yang fana
higga dapat aku rasakan
angin sejuk yg dapat menerbangkan ku
agar aku tak seperti pohon yang kerontang
atau......
aku akan seperti daun yang gugur
terbang tanpa arah...
dan akhirnya membusuk
tak dapat aku rasakan lagi hangat nya mentari
tak dapat lagi kurasakan lembutnya sinar bulan
tak dapat lagi aku raakan dingin nya air
dan tak dapat lagi aku rasakan merdunya alunan musik
hanya teruntuk kamu...
BalasHapus