Minggu, 31 Maret 2019

Janji diri

Sukma bening,
Jika nanti kamu dengarkan suara rintihan yang mengaduh,
Kesakitan yang dalam
Pada diri
Yang terbelenggu  dosa
Jalan terakhir saat pulang hanya pasrah.
Berapa laknat dan sumpah serapah yang sering kamu tabur,
Pada irisan luka yang sudah menganga,
Berapa banyak mulut ke dengkian yang sudah kamu ajarkan,
Dan seberapa banyak kalimat janji dusta yang kamu tebarkan,
Tanpa sempat kamu berucap istighfar,
Sadarlah hidup dan kematian  sangatlah dekat,
Semburat langit merah saga, dan tanah pekuburan sudah di persiapkan,
Pengembalian diri akan segera terhenti,
Jika hati sudah mati,
Kita hanya bisa melihat diri
Janji diri itu sudahlah pasti,
Semoga Ilahi Robby senantiasa mengampuni.

01042019 pembaringanku

Malam dalam penantian


Dalam hening
Sudah ku kirim kabar lewat bayu
Harapan ku
Jika purnama malam mampu menghapus luka
Aku menginginkan bulan selalu bertandang.
Aku melewatkan satu titik luka yang menganga,
Labirin rindu yang ku tuai
Menukik pada sebuah nadir kehidupan,
Perjalanan rahasia Ilahi
Yang tak pernah henti menjalani,
Suatu saat kabar rindu sang bayu akan hadir
Membawa secercah harap
PadaNya aku temukan pengharapan.
Jika aku ingin selalu bercinta dengan Rabbku
Aku tak akan perduli dengan siapapun yang menghalangi
Malam ku dalam sujud rindu
Pada bulir tasbih selalu ku semat kan nama Mu
Kekasih hatiku
Jika penantian panjang tak pernah usai
Pada sang kematian yang pasti bertandang,

Istighfar dalam napas Panjang.

garuda,eer30032019

Kamis, 28 Maret 2019

Sepenggal kisah rindu

Sepenggal kisah
Menemukan sang pujangga hati
Dalam diam, hening dan bisu
Aku temukan dirimu
Di sisi sudut hati terdalam
Biru nya rindu menepis luka berkepanjangan
Jika balutan rindu menebarkan waktu
Aku akan berusaha bertandang
Ya... aku butuh hangatmu
Jika secangkir kopi dan senyum manis mu menggeliat kan rindu rindu ku yang terpendar
Kini menyatu ....
Akhir nya aku temukan dirimu dalam suatu waktu
Hadirlah selalu dalam setiap ruang rindu ku
Diam lah dan menetapkan di ruang terdalam sudut hatiku.
Dalam diam ingin ku untaikan rasaku
Aku mencintaimu

Rabu, 27 Maret 2019

Menunggu rindu

Berhari aku lukis rindu
Dalam awan biru yang ku tulis dalam qalbu
Aku biarkan kesahajaanmu
Mengelayuti rindu rindu
PadaNya aku titipkan harap
Bila saatnya tiba
Puisi puisi yang sudah aku tuliskan pada tiang tiang dinding di pojok kamarku
Akan aku persembahkan pada mu
Terima kasih sudah menunggu rindu
Walau panjang jalannya
Bukan pada hela an napas yang basah.

Saat bercerita aku di beranda pada pojok sudut bangku panjang di sisi pelataran
Selalu cerita rindu yang bersemayam
Biarkan saja senandung nya membelah jiwa,
Dan perlahan kutinggalkan
Diam, bisu, dan syahdu.

Sabtu, 23 Maret 2019

Rindu

Pada tanah basah itu aku bisikan kerinduan,
Teruslah menjamu rindu yang syahdu,
Semilir angin syahdu membawa pesan, 
Aku hanya diam dan kaku setelah menyadari,
Saat itu kamu telah berlalu pergi,
Tanah basah yang dingin membisikkan perlahan,
Dia akan menunggu mu,