Mungkin bisa kuhitung dengan jari .....
kabarmu yang diterbangkan angin....berlalu cepat...
Namun keraguan sering muncul...berselimut....rindu...
Aku tak bisa menyapamu....walau sedetik...
tapi bayangmu selalu menguntitku...hingga dibuai malam...
meluruhkan imajinasi rinduku....
Keletihan terasa...berat menuai asa yang karam...
seonggok cinta itu sekarang....melerai
ku kumpulkan pada puing puing hati...
merangkai hingga dapat ku simpan pada sudut hatiku
suatu saat.....
bila kamu tanyakan padaku....
apakah cintaku akan padam....
aku hanya bisa diam.....tak mampu aku ukir kalimatku...
karena ungkapan cintaku ....bukan dari bicaraku....
akan kutunjuk hatiku.....karena tersimpan dalam....
bila kamu tanyakan padaku....
apakah cintaku akan luruh....
aku akan tetap diam.....tak akan pernah bisa aku bicara...
karena separuh ragaku yang beku....
telah tertambat..terpatri dalam....tak akan pernah bisa
aku ungkapkan dengan kalimat....
Namun bila kamu tatap mata hatiku....
kamu akan tau.....sebuah ungkapan kejujuran....
cinta aku tak akan pernah padam....
cintaku tak akan pernah mati....
Cintaku tak akan pernah usai.....
Cintaku tak akan pernah lerai...
Kamis, 27 Oktober 2011
Rabu, 12 Oktober 2011
Catatan harian Ke - 6
Membelah waktu...
jam yg mulai berdetak....
tepat pukul 02.00...
namun enggan kupejam kan mata....
ingin aku hantarkan malam hingga pagi...
hanya memandang bulan bersamamu....
meniti hari hariku.....hingga dapat ku tuai harapku....
kamu yg lari dariku...
susah utk aku rengkuh...
walau penat ragaku....
ibarat mati suri.....
namun tetap kutancapkan rinduku...
ingin ku tuai asaku yang mulai karam...
akankah berpijak pada waktu...
menjanjikan harapan???
sampi diujung usiaku....
namun ingin tetap kurengkuh telaga hatimu ....
walau aku tak tau pasti arahnya akan kemana....
namun keyakinan hatiku yang mulai rapuh...
tetap bertahan.....
ada ...asa.....
ada ...asa....
ada....asa....
teriakku pada bathin yang kerontang....
sampai ketitik nadirku bertahan...
PUTUS ASA
for someone in some where
jam yg mulai berdetak....
tepat pukul 02.00...
namun enggan kupejam kan mata....
ingin aku hantarkan malam hingga pagi...
hanya memandang bulan bersamamu....
meniti hari hariku.....hingga dapat ku tuai harapku....
kamu yg lari dariku...
susah utk aku rengkuh...
walau penat ragaku....
ibarat mati suri.....
namun tetap kutancapkan rinduku...
ingin ku tuai asaku yang mulai karam...
akankah berpijak pada waktu...
menjanjikan harapan???
sampi diujung usiaku....
namun ingin tetap kurengkuh telaga hatimu ....
walau aku tak tau pasti arahnya akan kemana....
namun keyakinan hatiku yang mulai rapuh...
tetap bertahan.....
ada ...asa.....
ada ...asa....
ada....asa....
teriakku pada bathin yang kerontang....
sampai ketitik nadirku bertahan...
PUTUS ASA
for someone in some where
Senin, 10 Oktober 2011
Catatan harian ke - 2
Seiring bertandangnya malam...
enggan ku sibak jendela hatiku yang rapuh..
hingga menunggu sang waktu yang datang
entah ke sampai kapan
perasaan cintaku tak pernah luntur...
walau hari yang terlewati begitu panjang...
haru biru perasaanku mendera...
menggumpal sesak....
ingin ku raih dirimu yang jauh...
kudekap dan tak akan pernah rela aku lepaskan
karena bilik hati ku hilang ....
terbawa olehmu....
namun selaksa rinduku tak pernah surut
membuai anganku...semakin terbang
andai ada harap yang tersisa...
agar bisa kulabuhkan dermaga hatiku
untuk kamu dan cinta pertamaku
enggan ku sibak jendela hatiku yang rapuh..
hingga menunggu sang waktu yang datang
entah ke sampai kapan
perasaan cintaku tak pernah luntur...
walau hari yang terlewati begitu panjang...
haru biru perasaanku mendera...
menggumpal sesak....
ingin ku raih dirimu yang jauh...
kudekap dan tak akan pernah rela aku lepaskan
karena bilik hati ku hilang ....
terbawa olehmu....
namun selaksa rinduku tak pernah surut
membuai anganku...semakin terbang
andai ada harap yang tersisa...
agar bisa kulabuhkan dermaga hatiku
untuk kamu dan cinta pertamaku
Langganan:
Postingan (Atom)