Minggu, 25 Maret 2012

Menuai Malam

Mungkin akan kamu sebut malam,Bila matahari sudah mulai tenggelam,
Dan cahaya redup lampu pun sudah mulai dinyalakan.
Gemintang yang mulai bertandang,
kerlipnya sudah mulai bersinar,
Rembulan mulai mengintip,
Perlahan mulai menampakkan sinarnya,


Saat semilir angin mulai terasa menusuk,
Dingin yang kita rasakan,
Hingga tulang kita mulai meringkuk,
uurrrggggghhhhh
gemelutuk  gigi yang bertaut,
Sampai ketulang sumsum yang kita rasakan,

Namun heningnya malam tak ingin aku tinggalkan
Mari kita menuai malam,
Menautkan hati dan perasaan,
Karena saat fajar datang
Kamu sudah berlalu,



Isi Hati

Menelantarkan sang waktu,
Tak ada irama jelas namun berasa gundah
Aku Ingin menjamahmu lewat sang waktu,
Mengurai isi hati,
satu persatu,
ketika Halimun hatiku gelisah,
Harapan ku Tinggi,,

Jauh di lubuk hati,,
Ingin rasanya jumpa,


Melepas Rindu,

Waktu yang ku giring hingga separuh usiaku,
Tetap setia menuntunku,
Berharap jauh,
Biar ku Simpan,
Namun, 
Bila saja angin menuntun mu,
Bertandanglah,
Akan aku Ceritakan padamu.

Tentang Sebuah perjalanan nasib,
Tentang sebuah hati

Karena lelahnya menunggu,

Just For u

Senin, 19 Maret 2012

Pada Buaian Malam

Tidurlah sayang dalam gulita malam
Kuhantarkan kamu dalam peraduan
kubuai engkau dalam nada rindu
agar tak ada lagi rasa sendiri yang mendera
pada setiap waktu yang tersisa

Tidurlah sayang dalam Sunyinya malam
Rebahlah dan kubuai
Dengan nyanyian malam yang syahdu
Agar tak lagi kamu rasakan kepenatan
pada setiap jengkal kelelahan.

Menghantarkan mu
Menghanyutkan mu
Membuai mu

Terbangkanlah ragamu
Lepaskan Penatmu
Lupakan Keletihanmu

Pada Buaian malam


Minggu, 18 Maret 2012

Labirin Hatiku

Frasa cintaku menguatkan angan
Waktu yang kita hadapi seperti menyisakan kenangan,
Dalam perjalanan panjang yang usang
Namun senyummu masih tersimpan rapi,
Pada dinding hati,
Menjelma disetiap sudut hati,
Aku yang tak kuasa menahan rindu,
Terlampau jauh terasa menjamahmu
Hanya ku simpan. di labirin hatiku,
Kungkap lewat rasa ku bingkiskan
Untuk aku persembahkan
Agar fatamorgana hatimu tak lagi kelam,

Sabtu, 17 Maret 2012

Penantian terakhirku

Menjulururkan waktu di setiap hari yang aku lewati,
Penat raga, Penat Jiwa, 
Bilakah musim berkembang akan berlalu
Dan kuncup nya mulai gugur ...

Meraba hariku lewat lagu yang aku dendangkan
Agar harap yang dapat aku tuai
Pada Asa, pada Rindu yang tak berkesudahan
Untaian kalimat rindu yang aku tebarkan
Akankan jatuh perlahan dan hilang?

Aku tak inginkan itu berlalu
Aku ingin selalu menuai asaku
Kelak suatu saat di entah kapan
Dia akan datang,
Hingga batas di penantian panjangku
Karena kamu adalah jiwaku,

Penantian terkahir untuk kamu...
Cinta pertamaku.
 

Kamis, 15 Maret 2012

catatan harian: Cerita Hujan

catatan harian: Cerita Hujan

catatan harian: Cerita Hujan

catatan harian: Cerita Hujan

Mengharap Rindu

Pelangi hatimu pucat kelelahan
menjuntaikan angan
meluruhkan imaginasi rindu.
meleburnya bersama sang waktu
Ingin aku bangun menara rindu
jauh nya sampai kepuncak tak tergapai

pelangi hatimu pucat kelelahan,
meleburkan asa 
menuangkan sang waktu pada kanvas hati,
ingin aku melabuhkan rindu di pantai harap,
agar tepinya tak akan terlihat,

Pelangi hatimu bak lembayung senja
Memahat pada putaran waktu,
Menghantarkan keperaduan rindu,
Agar dapat kamu rasakan kedamaian,
yang akan selalu bertandang.


Senin, 12 Maret 2012

Cerita Hujan

Hujan bawa kegundahan 
Seribu rasa yang tersimpan dalam
Menuaikan harapku....
Rasa yang terpendam 
Menghanyutkan pada Rindu
Yang tak pernah sampai

Hujan bawa sejuta Rasa
Seribu rahasia yang terpendam dalam 
Menuaikan mimpiku yang tak pernah usai
Dan tak pernah berakhir manis
Hingga.....
Rasaku 
Menggelembungkan harapku
Menjatuhkan nya disudut waktu

Ingin ku bagi ceritaku
meluruhkan bebanku
Bilamana derai hujan melelehkan 
Seluruh asa yang terpendam
Agar kamu tau jiwa ku 
Sarat akan Rindu

Minggu, 11 Maret 2012

Membalut kesedihan mu

Aku larut dengan kesedihan hatimu
Sayang tatap mata hatimu
Ingin ku bingkiskan sebuah hati ku
Walau pualam hatiku,
Tak mampu membiaskan rindu yang terpendam di hatimu
Dan tak mampu mengobati pelipur lara di dadamu.
Ingin kubisikan padamu, lelap kan lah tidurmu dalam pangkuanku
Agar aku dapat menatap wajahmu letihmu,

Aku Larut dalam kelelahan jiwa mu,
Sayang dengarkan suara jiwamu.
Ingin ku suguhkan secawan anggur kenikmatan
Agar kamu dapat melupakan kegundahan di dadamu
Walau tak dapat aku menawarkan luka di hatimu,
Dan tataplah mata batinmu,
Buyarkan semua sepi agar aku bisa bersandar dipundakmu
Aku hanya ingin mencumbu sang waktu bersamamu,
menautkankan raga menelantarkan kerontang hatimu
Tegarlah sayang,
Bangkitlah sayang,
agar raga dan jiwa mu tetap ada pada sukmaku.

 

Rabu, 07 Maret 2012

Catatan harian ke 41

Tatap mata hatimu sayang...
Tanyakan dan benar benar kamu rasakan...
Apakah kamu bisa dapat pahami...
Seutas rasa sayang yang sudah kamu tabur itu tulus?
Ijinkan mata bathinku menjamah waktu yang tersisa, 
ingin mendekap rasa dalam keletihan panjangmu...

Buaikan dalam seluruh rasa yang terpendam 
hingga bebas jiwamu dari kemelut yang berkepanjangan
Buaikan dalam seluruh rasa yang terpendam
hingga anganmu bukan sekedar harap..
Namun, bila harapmu terhenti,  
bersandarlah di pundakku...
tersenyumlah....
masih ada asa asa yang lain....
Agar dian hatimu tetap purnamaa.....


Just for u....

Senin, 05 Maret 2012

Rinduku

Tapak kaki ku kelu...sarat akan rindu
Membelai kabut yang semakin temaram
Menggunungkan gumpalan rindu

Tak dapat pernah kujamah hari ..bersama mu
Mendiamkan ku     Kaku.....

Terbujurku...pada kerinduanku.
Ingin..kusemaikan pada angin....agar sampai
tak pelak ku coba ...namun...ragu

suatu saat...ingin...kulayarkan...rinduku...
pada pelabuhan hatimu......