Minggu, 31 Desember 2017

Mentari 2018

Apa yang akan kau goreskan
Pada bingkai barumu di tahun barumu
Padahal setiap rangkaian khidmat
Yang kau telah rencanakan
Bukan menjadi kuasamu
Akan ada nada suka dan duka terukir
KuasaNya lah yang kita rasa
Yaaaa itulah takdir hidup
Sebanyak apapun rencana kita
Kita ukir pada setiap helai lembaran
Jalan yang akan kita jalani adalah tetap
Menjadi urusanNya
Sudah tertulis rapi apa yang memang
Akan kita jalani.
Bertawakall lah
Berdoa lah
Agar apa yang akan kita jalani tetap mendapat ridhoNya
Itulah berkat yang ingin kita gapai
Di tahun berapapun kita berada
Jalani 2018mu dengan berkah dan manfaat

Sketsa hitam putih

Kau lukis pada kanvas putih
Kau tulis dengan arti ataupun tiada arti
Hanya sepercik yang bisa kau tandai
Ada makna yang terselubung
Apakah akan kau bingkai dengan rapi
Hingga akhirnya kamu dapat lihat
Coretan pada kanvas putih
Terlukis dengan Indah atau carut marut
Itulah makna hidup yang akan kau jalani
Bagaimana ketika lahirmu suci
Namun kau nodai tanpa arti apa apa
Atau kau sematkan sejuta makna
Jika saat ini kau dipersimpangan?
Ukir kuasmu dengan tegas
Agar makna kanvas putihmu Indah.

Selasa, 07 Maret 2017

Jalan panjang akhir perjalanan

Lihat dirimu lusuh
Dan wajahmu yang kusut
Menatapku dengan penuh diam
Mengiring sang waktu
Di setiap denting hempasan napas
Mengobrak abrik jalan panjang
Kamu dan denyut nadimu
Yang semakin tak beraturan
Menopang masa lalu yang suram
Jika saja lantunan nada hati tak di imbangi
Dengan lirihan istigfar
Astagfirullahal adzim
Kamu pasti akan menggelepar
Hingga dalam hening....
Kamu berpulang tanpa rintang
Inilah takdir kuasa yang berKuasa
Apa yang dapat kita baca
Hanya dalam doa
Tafakur dalam rasa
Tiada akan bisa dalam penebus dosa berkata kata.
Dalam rangkaian saat kita tutup usia.