Sabtu, 29 Juni 2019

Kado sederhana

Deru waktu yang kian meronta
Gemuruh nya terdengar sampai ke penjuru rasa
Aku berharap tak ada ruang tersisa
Belasan ribu menit yang telah terlewat
Gemelutuknya menghujam ke dasar jiwa
Aku ingin mengungkapkan kalimat sederhana,
Dalam perjalanan waktu yang semakin tersisa
Di usia mu yang tiada lagi muda
Cinta ini bait kalimat penuh makna

Selamat bertambah usia

Rindu yang basah

Jika gemericik air mampu menghujam rindu rinduku yang basah,
Aku terdiam dalam hening,
Seperti kapal kehilangan arah,
Aku yang terbiasa di buai nada,
Suaramu syahdu,

 
Menjulurkan perlahan kekakuan dalam tali kasih sederhana
Bila senja berlalu pada gulita malam dan angin semilir perlahan mengusap luka.
Kamu adalah secercah pelita,
Bait rindu syahdu sudah di tabuhkan,
Irama nya sampai ke ujung jalan hati terdalam
Bulir rindu mu pun perlahan merasuk ke sukma raga,
Aku lunglai tak berdaya

Aku melukiskan kalimat cinta sederhana,
Pada baitnya ku tulis secercah harap

Aku melukiskan kalimat cinta sederhana
Pada baitnya ku ungkap sejuta rasa

Jika semilir angin menerpa wajah kaku mu,
Aku menitip rindu,

Dalam hening, ada hasrat sementara,
Ingin aku ungkap rasa

Aku rangkai sebuah kata dalam kalimat sarat makna

Dekat lah dan dekap lah
Dalam buaian cinta

Jika buaian cinta membuat aku lunglai tak berdaya
Aku pasrah...