Perjalanan Hidup...
Tak dapat aku hitung seberapa panjang nya...
Membungkus ku pada kelam berkelanjutan...
fana Ragaku mengaum sukma sukma yg basah...
Bergulir perlahan....
Bimbang aku di persimpangan...
Tatkala hembus napasku akan hilang dari ragaku...
Aku hanya ingin menguak sebuah kejujuran bathin...
Jauh di belahan jiwaku ....
Hanya ada terukir namamu...
Ini sebuah dilema hidup...
mengukir perlahan.....namun pasti,...
merajutku pada sebuah bimbang ...
antara langkah pasti ku dan diam ku...
Saat anginmu berhembus perlahan....
kamu dapat rasakan .
itu adalah perjuangan hati...
Untuk menjamahmu secara perlahan
namun ......
Rinduku tak pernah di terbangkan.....
Tertatih aku di pojok hatiku yg basah...
Perjuangan hatiku akan ku akhiri....
Salam Rindu dariku untuk mu
Cinta Pertamaku....
Sabtu, 31 Desember 2011
Catatan harian ke 34
Pupus akan imaginasi rinduku....
Membentangkan waktu lebih dari seper empat abad usiaku
Saat ini....harapku ingin melupakan mu....
Melupakan cinta pertamaku....
Namun bila kamu tanya.....
Semua ruang di hatiku hanya ada terukir namamu....
Nada rindu itu selalu tersimpan dalam...
sudah ku coba lari menjauh darimu...
Hanya bekas luka yg amat dalam membekas
Menusuk sampai ke sum sum Jiwa
Rapuh yg terasa....menelantarkan aku
Pada napas Cintaku...
Bila saja kamu menyapaku lewat bait rindumu
Datang lah .......
Bentangkan sayap kasihmu....
Agar aku tau....Semua sisi ruang hatimu
Pernah bertandang aku di hatimu...
Jangan pernah menjauh lagi dariku....
Kamu matahari di jiwaku......
Membentangkan waktu lebih dari seper empat abad usiaku
Saat ini....harapku ingin melupakan mu....
Melupakan cinta pertamaku....
Namun bila kamu tanya.....
Semua ruang di hatiku hanya ada terukir namamu....
Nada rindu itu selalu tersimpan dalam...
sudah ku coba lari menjauh darimu...
Hanya bekas luka yg amat dalam membekas
Menusuk sampai ke sum sum Jiwa
Rapuh yg terasa....menelantarkan aku
Pada napas Cintaku...
Bila saja kamu menyapaku lewat bait rindumu
Datang lah .......
Bentangkan sayap kasihmu....
Agar aku tau....Semua sisi ruang hatimu
Pernah bertandang aku di hatimu...
Jangan pernah menjauh lagi dariku....
Kamu matahari di jiwaku......Kamis, 29 Desember 2011
Catatan harian ke - 33
|
Berharap pada bintang yang bersinar...namun sinarnya redup...
|
|||||
|
Berharap pada indahnya bulan...namun tak kunjung
purnama....
|
|||||
|
Berharap pada angin yang berhembus...namun tak kunjung berhembus
|
|||||
|
sekujur tubuhku basah....oleh ketidak pastian harapan
|
|||||
|
bila saja ada bentangan tanganmu ingin menggapaiku berikan asa
|
|||||
|
Hatiku tak akan pernah mati kaku terbujur....
|
|||||
|
Ingin kujalani hari ....
|
|||||
|
seperti batu karang.....
|
|||||
|
namun ketegarannya juga akan rapuh.....
|
|||||
|
Bilakah kamu suarakan rindumu......
|
|||||
|
Hanya ingin menggapai Asa bersamamu, ...
|
|||||
|
namun yang kudapati ......sejengkal ragu..
|
|||||
|
Hingga mengelinding sejuta rinduku....
|
|||||
|
dan terbang Asaku.....
|
|||||
|
Tak pernah kudapati rindumu
|
|||||
|
Tak pernah kudapati kehangatanmu
|
|||||
|
Pintaku.......
|
|||||
|
Jangan pernah kamu maki diriku.
|
|||||
|
Biarlah ku pahat rinduku.....agar terukir indah di hatimu....
|
|||||
Selasa, 27 Desember 2011
AKU DAN DIANTARA CERITA LAMA
Cinta itu menyakitkan.....
seperti raga di hempaskan ke bumi
dari menara yg paling tinggi
terkapar bersimbah darah
luka menganga pedih..perih...
dari menara yg paling tinggi
terkapar bersimbah darah
luka menganga pedih..perih...
terkulai dalam ketidak percayaaan
menangispun tak mampu
sumpah serapahpun tak cukup
yang ada hanya bisa diam seribu bahasa
Cinta itu membawa kepedihan...
seperti luka tersayat ...perih
sakitnya dari ubun ke pangkal kaki
sakitnya dari ubun ke pangkal kaki
inilah derita bagi aku yang tiada akhir
Senin, 26 Desember 2011
Catatan harian ke - 32
Fatamorgana hatimu ...melambungkan hatiku....
namun aku jatuh tersungkur...sakit..perih....
Buaikan malam tanpa gemintang itulah jiwa ku yg kelam
menilisik masuk perlahan
rongga jiwaku perlahan tak bergeming
jatuh akan kekecewaan
Buaian angin malam bawa aku pada kesedihan terdalam
menunggumu yg tak kian bertandang
bisakah kamu menyapaku dengan kelembutan hatimu?
Bisakah kamu ungkapkan
hingga keletihan terpanjangku usai..tanpa pesan
duhai raga raga yg bersih ...
Jemputlah ragaku...agar aku bisa bahagiakan hatinya
agar aku bisa selalu bersamanya...
agar aku bisa lihat senyum di matanya....

Minggu, 25 Desember 2011
Catatan harian ke - 31
Elegi rinduku.....
menuai harapku....
tak akan pernah jemu aku untuk selalu berharap
dalam setiap do'a malamku....
semoga kamu tahu kegigihan hatiku
bila saja ada ruang rinduku di hatimu...
hela napas panjangku....
berat langkahku....
kamu tau itu....
tak akan pernah aku bisa melerai bebanku....
inikah perjalanan cintaku....
Elegi rinduku yg aku taburkan...
walau kamu tak akan pernah tau....
betapa besar rasa cintaku....
aku hanya bisa menunggumu...
di sudut jalan penuh penantian..
mungkin itulah kodratku....
menunggu cinta pertamaku....
catatan harian ke - 31
Elegi rinduku.....
menuai harapku....
tak akan pernah jemu aku untuk selalu berharap
dalam setiap do'a malamku....
semoga kamu tahu kegigihan hatiku
bila saja ada ruang rinduku di hatimu...
hela napas panjangku....
berat langkahku....
kamu tau itu....
tak akan pernah aku bisa melerai bebanku....
inikah perjalanan cintaku....
Elegi rinduku yg aku taburkan...
walau kamu tak akan pernah tau....
betapa besar rasa cintaku....
aku hanya bisa menunggumu...
di sudut jalan penuh penantian..
mungkin itulah kodratku....
menunggu cinta pertamaku....
Sabtu, 24 Desember 2011
Catatan harian ke - 30
Saat hujan..............
ingin aku ceritakan pada hujan....
betapa dingin hatinya....
dapatkah kau ubah seperti hangatnya mentari...
dan dapatkah aku merasakan kelembutan seperti sinar bulan
senyummu yang kau patahkan menghujam pada jantungku
tak dapat berdetak hingga aku terbujur kaku
Saat hujan.................
ingin aku ceritakan pada hujan....
sudut hatiku bicara
tentang kegalauan hatiku
yg tak pernah kujumpa tentang senyum nya
hingga waktu yang kujalani...
terasa lambat...dan aku hanya terhenyak diam
dapatkah kudapatkan mimpi itu?
Saat hujan...................
dapatkah kau baca ungkapan hatiku?
walau dinginnnya bekukan asaku
aku hanya seperti merpati yang sayapnya terluka
aku ingin kamu dengarkan suara hatiku...
karena kau adalah inspirasi ...
tentang kerinduan kerinduanku
tentang cinta pertamaku......

ingin ku jemput hangatnya mentari di hatimu.....
Jumat, 23 Desember 2011
Catatan harian ke -29
Ingin ku buang jelaga hatiku....
aku yg seperti pasir yg tersapu gelombang
lerai perasaan ku....saat ombak hatimu meluluh lantahkan perasaanku
Bila saja cinta bercerita,.tentang bayangmu yg jauh
aku hanya bisa menunggumu di sudut hatiku....
namun bilakah pelangi hatimu terlihat indah...
saat desah angin menghantarkan dirimu ...
aku hanya bisa diam membisu ...tanpa kata..
hanya makna hati....inikah pelabuhan terakhirku....
saat dermaga hatiku lelah untuk berlayar....

Kamu tiada akan pernah perduli tentang sebuah asa hati
di penantiaku.....
semoga kamu tau
apa yang menjadi bagian dari puisiku
aku persembahkan untuk kamu Kamis, 22 Desember 2011
catatan harian ke - 29
Ingin ku buang jelaga hatiku....
aku yg seperti pasir yg tersapu gelombang
lerai perasaan ku....saat ombak hatimu meluluh lantahkan perasaanku
Bila saja cinta bercerita,.tentang bayangmu yg jauh
aku hanya bisa menunggumu di sudut hatiku....
namun bilakah pelangi hatimu terlihat indah...
saat desah angin menghantarkan dirimu ...
aku hanya bisa diam membisu ...tanpa kata..
hanya makna hati....inikah pelabuhan terakhirku....
saat dermaga hatiku lelah untuk berlayar....

Kamu tiada akan pernah perduli tentang sebuah asa hati
di penantiaku.....
semoga kamu tau
apa yang menjadi bagian dari puisiku
aku persembahkan untuk kamu Senin, 19 Desember 2011
Catatan harian ke - 28
Pelayaranku usai....
saat ku temukan dermaga hatimu
aku hanya mempunyai sedikit asa...
untuk dapat melabuhkan hatiku....
bilakah penantianku dapat membangkitkan pelita hatimu yang padam
namun samudra hatiku tak pernah henti bergelora....
ingin dapat kuulurkan sang waktu untuk dapat bercerita...
menepis semua kegundahan..
agar tak akan ada lagi dilema...
saat ku temukan dermaga hatimu
aku hanya mempunyai sedikit asa...
untuk dapat melabuhkan hatiku....
bilakah penantianku dapat membangkitkan pelita hatimu yang padam
namun samudra hatiku tak pernah henti bergelora....
ingin dapat kuulurkan sang waktu untuk dapat bercerita...
menepis semua kegundahan..
agar tak akan ada lagi dilema...
Sabtu, 17 Desember 2011
Catatan harian ke - 27
Ribuan jarak tak mampu luluhkan kerinduanku tentang kamu....
ingin ku tepiskan....namun tak kunjung berlalu....
bayangmu terus mengikuti setiap detik helaan napasku....
pencarianku yang dulu hilang....enggan untuk aku lepas kembali....
di batas rindu yang tak pernah terjamah....
semoga kamu dapat rasakan semua kerinduan kerinduanku.....
berjuta harapan yang tak pernah pudar...di sisa usiaku....
inilah kisah tentang sebuah perasaan....
pada sisi hati terdalam
tentang cinta dan kerinduan....
yang telah ku bingkai dengan indah....
tentang kamu dan cinta pertamaku.....
ingin ku tepiskan....namun tak kunjung berlalu....
bayangmu terus mengikuti setiap detik helaan napasku....
pencarianku yang dulu hilang....enggan untuk aku lepas kembali....
di batas rindu yang tak pernah terjamah....
semoga kamu dapat rasakan semua kerinduan kerinduanku.....
berjuta harapan yang tak pernah pudar...di sisa usiaku....
inilah kisah tentang sebuah perasaan....
pada sisi hati terdalam
tentang cinta dan kerinduan....
yang telah ku bingkai dengan indah....
tentang kamu dan cinta pertamaku.....
catatan harian ke -26
saat bayangmu menguntitnya...di kehidupan keseharianku....
aku tak pernah bisa menepisnya
entah sampai kapan....
ingin ku buang jauh harap yang sudah ku bangun,....
agar setiap detik langkahku ...
tak pernah mengingatmu....
aku yang begitu bodoh dengan segala keluguan hatiku
selalu berharap ....kamu dapat hadir....
di setiap mimpi ku....
dapatkah kamu mendengar suara hatiku?
ku sadari ....
aku tak dapat mengembalikan mimpi burukku...
pada ruang waktu yang tersisa.......
aku tak pernah bisa menepisnya
entah sampai kapan....
ingin ku buang jauh harap yang sudah ku bangun,....
agar setiap detik langkahku ...
tak pernah mengingatmu....
aku yang begitu bodoh dengan segala keluguan hatiku
selalu berharap ....kamu dapat hadir....
di setiap mimpi ku....
dapatkah kamu mendengar suara hatiku?
ku sadari ....
aku tak dapat mengembalikan mimpi burukku...
![]() |
| me |
Jumat, 16 Desember 2011
Catatan harian ke - 25
saat angin berbisik...lembut...
ingin kutitip rinduku....
kubiarkan mengalun syahdu....
menelisik ...... bait bait rinduku
aku hanya ingin mengungkapkan ...
bila saja saat ini semilir angin berhembus
menyapu lembut wajahmu....
ada bait rindu yang kutitipkan .....
aku hanya ingin mengungkapkan
isi hatiku tentang sebuah kerinduan kerinduanku
walau aku tau dermaga hatimu tak akan pernah bisa berlabuh
namun aku tak akan pernah membiarkan karam....
biarlah bias rinduku hanya terpancar lewat sang waktu
dan hembusan angin yang bertandang.......
ingin kutitip rinduku....
kubiarkan mengalun syahdu....
menelisik ...... bait bait rinduku
aku hanya ingin mengungkapkan ...
bila saja saat ini semilir angin berhembus
menyapu lembut wajahmu....
ada bait rindu yang kutitipkan .....
aku hanya ingin mengungkapkan
isi hatiku tentang sebuah kerinduan kerinduanku
walau aku tau dermaga hatimu tak akan pernah bisa berlabuh
namun aku tak akan pernah membiarkan karam....
biarlah bias rinduku hanya terpancar lewat sang waktu
dan hembusan angin yang bertandang.......
catatan harian ke - 24
Menatap mu dengan segala kerinduan kerinduan ku......
sejuta senyum yang telah kau taburkan...membakar sejuta rinduku....
ingin ku lukiskan dan ku bingkai pada dinding hati....
dan ku simpan...pada bilik hatiku....
namun......
saat aku terjaga....kamu berlalu....
dengan sejuta ke angkuhan hatimu...
seperti debu yang di terbangkan angin..
tanpa sisa....namun meninggalkan goresan luka...
aku hanya dapat pandangi..tanpa bisa bicara....
dapatkah kamu berikan sejumput asa....
karena selaksa rinduku tak pernah dapat tergapai
agar aku tak mati terkulai....
sejuta senyum yang telah kau taburkan...membakar sejuta rinduku....
ingin ku lukiskan dan ku bingkai pada dinding hati....
dan ku simpan...pada bilik hatiku....
namun......
saat aku terjaga....kamu berlalu....
dengan sejuta ke angkuhan hatimu...
seperti debu yang di terbangkan angin..
tanpa sisa....namun meninggalkan goresan luka...
aku hanya dapat pandangi..tanpa bisa bicara....
dapatkah kamu berikan sejumput asa....
karena selaksa rinduku tak pernah dapat tergapai
agar aku tak mati terkulai....
Sabtu, 10 Desember 2011
catatan harian ke -22
Cintaku yang kandas....
walau tak pernah aku berlayar....
melewati muara hatimu....
ingin kubuang sauh hatiku...
agar tak pernah lagi ingin mengingatmu
namun.....
di setiap jengkal napasku
Tetap kujunjung tinggi rinduku...
bayangmu menyesakan rongga dadaku
masih saja aku berharap.....
dan mencoba mengetuk nya.....
dapatkah kamu membaca isi hatiku???
mengurainya satu persatu....
agar bisa mencairkan hatimu yang beku....
agar bisa kudapat mentari yang lama tersimpan di hatimu
dapatkah kamu memberikan sejumput cahaya
agar gelap hatiku....dapat sebuah pelita
walau tak pernah aku berlayar....
melewati muara hatimu....
ingin kubuang sauh hatiku...
agar tak pernah lagi ingin mengingatmu
namun.....
di setiap jengkal napasku
Tetap kujunjung tinggi rinduku...
bayangmu menyesakan rongga dadaku
masih saja aku berharap.....
dan mencoba mengetuk nya.....
dapatkah kamu membaca isi hatiku???
mengurainya satu persatu....
agar bisa mencairkan hatimu yang beku....
agar bisa kudapat mentari yang lama tersimpan di hatimu
dapatkah kamu memberikan sejumput cahaya
agar gelap hatiku....dapat sebuah pelita
Kamis, 08 Desember 2011
catatan harian ke - 21
Selamat malam Cinta...
Tatkala rongga dadaku hanya ada separuh jiwamu...
apakah kamu dapat rasakan ??
Belaian angin rindu yang telah aku tebarkan??
Hingga bertandang sang bulan.....
Selamat malam Cinta...
Biduk rindu ku menaburkan gemerlapnya sang bintang
yang ingin menghantarkanmu sampai ke peraduan
hingga aku dapat menatap wajahmu..
dengan penuh rindu.....
Selamat malam cinta...
Sejuta untaian kalimat rinduku bak mutiara
ingin kudapati dirimu dalam mimpi indahmu
agar aku dapat usap wajahmu
dengan sejuta kasihku....
Tatkala rongga dadaku hanya ada separuh jiwamu...
apakah kamu dapat rasakan ??
Belaian angin rindu yang telah aku tebarkan??
Hingga bertandang sang bulan.....
Selamat malam Cinta...
Biduk rindu ku menaburkan gemerlapnya sang bintang
yang ingin menghantarkanmu sampai ke peraduan
hingga aku dapat menatap wajahmu..
dengan penuh rindu.....
Selamat malam cinta...
Sejuta untaian kalimat rinduku bak mutiara
ingin kudapati dirimu dalam mimpi indahmu
agar aku dapat usap wajahmu
dengan sejuta kasihku....
Rabu, 07 Desember 2011
catatan harian ke - 20
Lukisan jiwa mu kabur....
tak dapat lagi aku goreskan...
tak berdaya aku ukir menjadi sesuatu yang indah.
saat bayu bertandang ...
membuaiku secara perlahan
membisikan ku .....
tentang rindu rindu ku yang dikirimkan
namun....
saat kudapati dirimu...
hanya diam ...
menatapku pun tak sudi
Bila saatnya tiba....harapku
singgahlah di di pojok hatiku yang fana
higga dapat aku rasakan
angin sejuk yg dapat menerbangkan ku
agar aku tak seperti pohon yang kerontang
atau......
aku akan seperti daun yang gugur
terbang tanpa arah...
dan akhirnya membusuk
tak dapat aku rasakan lagi hangat nya mentari
tak dapat lagi kurasakan lembutnya sinar bulan
tak dapat lagi aku raakan dingin nya air
dan tak dapat lagi aku rasakan merdunya alunan musik
tak dapat lagi aku goreskan...
tak berdaya aku ukir menjadi sesuatu yang indah.
saat bayu bertandang ...
membuaiku secara perlahan
membisikan ku .....
tentang rindu rindu ku yang dikirimkan
namun....
saat kudapati dirimu...
hanya diam ...
menatapku pun tak sudi
Bila saatnya tiba....harapku
singgahlah di di pojok hatiku yang fana
higga dapat aku rasakan
angin sejuk yg dapat menerbangkan ku
agar aku tak seperti pohon yang kerontang
atau......
aku akan seperti daun yang gugur
terbang tanpa arah...
dan akhirnya membusuk
tak dapat aku rasakan lagi hangat nya mentari
tak dapat lagi kurasakan lembutnya sinar bulan
tak dapat lagi aku raakan dingin nya air
dan tak dapat lagi aku rasakan merdunya alunan musik
Selasa, 06 Desember 2011
Catatan harian ke - 19
Semburat hatimu padam
Menuai harap namun raga sukmaku kerontang........
Bias hatiku bicara ....kelu
Tanpa makna....
Akankah jiwa bening mu dapat mendengar????
Tentang sebuah rindu
Pada penantian tanpa batas.
Menuai harap namun raga sukmaku kerontang........
Bias hatiku bicara ....kelu
Tanpa makna....
Akankah jiwa bening mu dapat mendengar????
Tentang sebuah rindu
Pada penantian tanpa batas.
Senin, 05 Desember 2011
catatan harian ke -18
Sejengkal hati membalut Nuraniku yang kelu
membuai raga hingga ke sisi sukma
kering kerontang
mengakar pada napas satu satu
lenyap .....
senyap....,..
raga yang terkulai tanpa daya...
akankah makna Rindu akan hilang
tersungkur dan terbujur kaku
Mengurai biduk biduk rindu
hingga membelah jeruji hati yang kian beku
aku yang berharap.......
menantimu di ujung waktu
tak pernah bosan mengukir hari
dalam penantian tak pernah selesai......
hingga dapat kusimpulkan
tak pernah ada biduk rindumu...
membuai raga hingga ke sisi sukma
kering kerontang
mengakar pada napas satu satu
lenyap .....
senyap....,..
raga yang terkulai tanpa daya...
akankah makna Rindu akan hilang
tersungkur dan terbujur kaku
Mengurai biduk biduk rindu
hingga membelah jeruji hati yang kian beku
aku yang berharap.......
menantimu di ujung waktu
tak pernah bosan mengukir hari
dalam penantian tak pernah selesai......
hingga dapat kusimpulkan
tak pernah ada biduk rindumu...
Minggu, 04 Desember 2011
Catatan harian ke -17
Saat Hujan ... bayang mu berpendar
ingin kujamah lembayung hatimu,,,
gelora kalbuku pun menderu
membungkam kalimat rindu
ujung lidahku kelu mengenangmu
sukma sukma yang rindu
menelantarkan pada rongga waktu
meraba sampai ke sudut jiwa
namun bentangan sayapku rapuh
tak kuat untuk menggapai
di ujung rinduku aku lunglai
Biarkan hempasan angin
terus menerpa hingga aku tersungkur lupa
akan makna menepiskan hasrat
yang telah lama tersimpan dalam
membuaiku .....
menelantarkanku....
menyudutkanku....
pada rindu yang berkepanjangan
hingga ragaku beku
ingin kujamah lembayung hatimu,,,
gelora kalbuku pun menderu
membungkam kalimat rindu
ujung lidahku kelu mengenangmu
sukma sukma yang rindu
menelantarkan pada rongga waktu
meraba sampai ke sudut jiwa
namun bentangan sayapku rapuh
tak kuat untuk menggapai
di ujung rinduku aku lunglai
Biarkan hempasan angin
terus menerpa hingga aku tersungkur lupa
akan makna menepiskan hasrat
yang telah lama tersimpan dalam
membuaiku .....
menelantarkanku....
menyudutkanku....
pada rindu yang berkepanjangan
hingga ragaku beku
Jumat, 02 Desember 2011
Catatan harian ke - 16
Janji hati kepada mu bawa aku pada sudut yang sulit
saat kurangkum nilai Asa yg tertaut
belenggu ragu pada titik jenuh
ingin kubuang jauh....
namun selalu datang walau tanpa sauh..........
Saat rinduku datang hanya bisa kugoreskan
lewat pena hatiku
agar dapat terangkai dengan manis
kalimat rindu untukmu....
Dapat kah aku bertahan pada dinding bimbang
menggelayuti setiap jengkal napas ku
Enggan kusapa hari mu yang selalu ingin bertandang
menuai rasa kecewa yang semakin panjang
Duhai jiwa yang penuh cinta
ingin kuraih
agar napas hari ku tak lagi sesak
agar dapat kulabuh kan dermaga rindu
untuk asa hati
pada nilai rinduku
akan cinta pertamaku
saat kurangkum nilai Asa yg tertaut
belenggu ragu pada titik jenuh
ingin kubuang jauh....
namun selalu datang walau tanpa sauh..........
Saat rinduku datang hanya bisa kugoreskan
lewat pena hatiku
agar dapat terangkai dengan manis
kalimat rindu untukmu....
Dapat kah aku bertahan pada dinding bimbang
menggelayuti setiap jengkal napas ku
Enggan kusapa hari mu yang selalu ingin bertandang
menuai rasa kecewa yang semakin panjang
Duhai jiwa yang penuh cinta
ingin kuraih
agar napas hari ku tak lagi sesak
agar dapat kulabuh kan dermaga rindu
untuk asa hati
pada nilai rinduku
akan cinta pertamaku
Minggu, 27 November 2011
catatan harian ke - 14
Boleh aku bertanya???
dapatkan sang waktu di persalahkan??
mengapa asa yang tumbuh tidak pernah mekar??
dapatkah belenggu cintaku dapat kau padamkan???
aku belum mendapat jawaban darimu
berapa air mata yang akan mengalir saat kamu pergi menjauh
itu adalah elegi cintaku yang hilang
seperti kamu tau....
aku hanya ingin sayap ku yang patah dapat pulih
hingga aku dapat kembali terbang
tanpa ingat pulang
agar aku dapat berhenti berharap....
dapatkan sang waktu di persalahkan??
mengapa asa yang tumbuh tidak pernah mekar??
dapatkah belenggu cintaku dapat kau padamkan???
aku belum mendapat jawaban darimu
berapa air mata yang akan mengalir saat kamu pergi menjauh
itu adalah elegi cintaku yang hilang
seperti kamu tau....
aku hanya ingin sayap ku yang patah dapat pulih
hingga aku dapat kembali terbang
tanpa ingat pulang
agar aku dapat berhenti berharap....
Kamis, 27 Oktober 2011
Catatan Harian Ke - 7
Mungkin bisa kuhitung dengan jari .....
kabarmu yang diterbangkan angin....berlalu cepat...
Namun keraguan sering muncul...berselimut....rindu...
Aku tak bisa menyapamu....walau sedetik...
tapi bayangmu selalu menguntitku...hingga dibuai malam...
meluruhkan imajinasi rinduku....
Keletihan terasa...berat menuai asa yang karam...
seonggok cinta itu sekarang....melerai
ku kumpulkan pada puing puing hati...
merangkai hingga dapat ku simpan pada sudut hatiku
suatu saat.....
bila kamu tanyakan padaku....
apakah cintaku akan padam....
aku hanya bisa diam.....tak mampu aku ukir kalimatku...
karena ungkapan cintaku ....bukan dari bicaraku....
akan kutunjuk hatiku.....karena tersimpan dalam....
bila kamu tanyakan padaku....
apakah cintaku akan luruh....
aku akan tetap diam.....tak akan pernah bisa aku bicara...
karena separuh ragaku yang beku....
telah tertambat..terpatri dalam....tak akan pernah bisa
aku ungkapkan dengan kalimat....
Namun bila kamu tatap mata hatiku....
kamu akan tau.....sebuah ungkapan kejujuran....
cinta aku tak akan pernah padam....
cintaku tak akan pernah mati....
Cintaku tak akan pernah usai.....
Cintaku tak akan pernah lerai...
kabarmu yang diterbangkan angin....berlalu cepat...
Namun keraguan sering muncul...berselimut....rindu...
Aku tak bisa menyapamu....walau sedetik...
tapi bayangmu selalu menguntitku...hingga dibuai malam...
meluruhkan imajinasi rinduku....
Keletihan terasa...berat menuai asa yang karam...
seonggok cinta itu sekarang....melerai
ku kumpulkan pada puing puing hati...
merangkai hingga dapat ku simpan pada sudut hatiku
suatu saat.....
bila kamu tanyakan padaku....
apakah cintaku akan padam....
aku hanya bisa diam.....tak mampu aku ukir kalimatku...
karena ungkapan cintaku ....bukan dari bicaraku....
akan kutunjuk hatiku.....karena tersimpan dalam....
bila kamu tanyakan padaku....
apakah cintaku akan luruh....
aku akan tetap diam.....tak akan pernah bisa aku bicara...
karena separuh ragaku yang beku....
telah tertambat..terpatri dalam....tak akan pernah bisa
aku ungkapkan dengan kalimat....
Namun bila kamu tatap mata hatiku....
kamu akan tau.....sebuah ungkapan kejujuran....
cinta aku tak akan pernah padam....
cintaku tak akan pernah mati....
Cintaku tak akan pernah usai.....
Cintaku tak akan pernah lerai...
Rabu, 12 Oktober 2011
Catatan harian Ke - 6
Membelah waktu...
jam yg mulai berdetak....
tepat pukul 02.00...
namun enggan kupejam kan mata....
ingin aku hantarkan malam hingga pagi...
hanya memandang bulan bersamamu....
meniti hari hariku.....hingga dapat ku tuai harapku....
kamu yg lari dariku...
susah utk aku rengkuh...
walau penat ragaku....
ibarat mati suri.....
namun tetap kutancapkan rinduku...
ingin ku tuai asaku yang mulai karam...
akankah berpijak pada waktu...
menjanjikan harapan???
sampi diujung usiaku....
namun ingin tetap kurengkuh telaga hatimu ....
walau aku tak tau pasti arahnya akan kemana....
namun keyakinan hatiku yang mulai rapuh...
tetap bertahan.....
ada ...asa.....
ada ...asa....
ada....asa....
teriakku pada bathin yang kerontang....
sampai ketitik nadirku bertahan...
PUTUS ASA
for someone in some where
jam yg mulai berdetak....
tepat pukul 02.00...
namun enggan kupejam kan mata....
ingin aku hantarkan malam hingga pagi...
hanya memandang bulan bersamamu....
meniti hari hariku.....hingga dapat ku tuai harapku....
kamu yg lari dariku...
susah utk aku rengkuh...
walau penat ragaku....
ibarat mati suri.....
namun tetap kutancapkan rinduku...
ingin ku tuai asaku yang mulai karam...
akankah berpijak pada waktu...
menjanjikan harapan???
sampi diujung usiaku....
namun ingin tetap kurengkuh telaga hatimu ....
walau aku tak tau pasti arahnya akan kemana....
namun keyakinan hatiku yang mulai rapuh...
tetap bertahan.....
ada ...asa.....
ada ...asa....
ada....asa....
teriakku pada bathin yang kerontang....
sampai ketitik nadirku bertahan...
PUTUS ASA
for someone in some where
Senin, 10 Oktober 2011
Catatan harian ke - 2
Seiring bertandangnya malam...
enggan ku sibak jendela hatiku yang rapuh..
hingga menunggu sang waktu yang datang
entah ke sampai kapan
perasaan cintaku tak pernah luntur...
walau hari yang terlewati begitu panjang...
haru biru perasaanku mendera...
menggumpal sesak....
ingin ku raih dirimu yang jauh...
kudekap dan tak akan pernah rela aku lepaskan
karena bilik hati ku hilang ....
terbawa olehmu....
namun selaksa rinduku tak pernah surut
membuai anganku...semakin terbang
andai ada harap yang tersisa...
agar bisa kulabuhkan dermaga hatiku
untuk kamu dan cinta pertamaku
enggan ku sibak jendela hatiku yang rapuh..
hingga menunggu sang waktu yang datang
entah ke sampai kapan
perasaan cintaku tak pernah luntur...
walau hari yang terlewati begitu panjang...
haru biru perasaanku mendera...
menggumpal sesak....
ingin ku raih dirimu yang jauh...
kudekap dan tak akan pernah rela aku lepaskan
karena bilik hati ku hilang ....
terbawa olehmu....
namun selaksa rinduku tak pernah surut
membuai anganku...semakin terbang
andai ada harap yang tersisa...
agar bisa kulabuhkan dermaga hatiku
untuk kamu dan cinta pertamaku
Kamis, 25 Agustus 2011
Catatan harian ke - 1
Kasih...
hari hari ku kelu....seandainya kamu tau.....
haru biru persaan aku....
setiap malam gelisah.....
apakah dosa kalau aku jujur dengan perasaan ku???
ingin aku lari dari kenyataan..hidup....
ingin kutuai harapku....dan ku sambut cinta sejatiku....
aku masih di persimpangan....
Kasih.....
beberapa laksa purnama telah kulewati....
dengan tegap...telah kuhadapi....
namun aku tak pernah mampu melerai bayanganmu....
Kasih.....
pada bilik hatiku....
selalu tertuang bayangmu.....
sampai akhir batas aku tak kuasa menahan asa....
mengungkapkan kebenaran yag telah terpendam
apakah harapku akan karam
tersapu buih dari gelombang ......
apakah harapku akan terbang....
tersapu bayu yang bertandang....
kasih.....
aku hanya ingin kamu tau....
bahwa sisi hati ini tak pernah padam....
selalu ingin jadi pelita di hatimu.....
selalu ingin menjadi embun yang meyejukan di hatimu
selalu ingin menjadi bayu yang semilir di hatimu......
hari hari ku kelu....seandainya kamu tau.....
haru biru persaan aku....
setiap malam gelisah.....
apakah dosa kalau aku jujur dengan perasaan ku???
ingin aku lari dari kenyataan..hidup....
ingin kutuai harapku....dan ku sambut cinta sejatiku....
aku masih di persimpangan....
Kasih.....
beberapa laksa purnama telah kulewati....
dengan tegap...telah kuhadapi....
namun aku tak pernah mampu melerai bayanganmu....
Kasih.....
pada bilik hatiku....
selalu tertuang bayangmu.....
sampai akhir batas aku tak kuasa menahan asa....
mengungkapkan kebenaran yag telah terpendam
apakah harapku akan karam
tersapu buih dari gelombang ......
apakah harapku akan terbang....
tersapu bayu yang bertandang....
kasih.....
aku hanya ingin kamu tau....
bahwa sisi hati ini tak pernah padam....
selalu ingin jadi pelita di hatimu.....
selalu ingin menjadi embun yang meyejukan di hatimu
selalu ingin menjadi bayu yang semilir di hatimu......
Langganan:
Postingan (Atom)

