Senin, 05 Desember 2011

catatan harian ke -18

Sejengkal hati membalut Nuraniku yang kelu
membuai raga hingga ke sisi sukma
kering kerontang
mengakar pada napas satu satu
lenyap .....
senyap....,..
raga yang terkulai tanpa daya...
akankah makna Rindu akan hilang
tersungkur dan terbujur kaku
Mengurai biduk biduk rindu
hingga membelah jeruji hati yang kian beku
aku yang berharap.......
menantimu di ujung waktu
tak pernah bosan mengukir hari
dalam penantian tak pernah selesai......
hingga  dapat kusimpulkan
tak pernah ada biduk rindumu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar