Berhari aku lukis rindu
Dalam awan biru yang ku tulis dalam qalbu
Aku biarkan kesahajaanmu
Mengelayuti rindu rindu
PadaNya aku titipkan harap
Bila saatnya tiba
Puisi puisi yang sudah aku tuliskan pada tiang tiang dinding di pojok kamarku
Akan aku persembahkan pada mu
Terima kasih sudah menunggu rindu
Walau panjang jalannya
Bukan pada hela an napas yang basah.
Saat bercerita aku di beranda pada pojok sudut bangku panjang di sisi pelataran
Selalu cerita rindu yang bersemayam
Biarkan saja senandung nya membelah jiwa,
Dan perlahan kutinggalkan
Diam, bisu, dan syahdu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar