Hujan itu menepiskan ke angkuhanku pada dingin,
Hingga Pelukmu menyertakan kehangatan,
Teramat dalam...
dan tak pernah kuasa aku untuk melepaskan,
Hujan Itu menepiskan semua keraguan keraguanku, pada dinginku
Hingga aku dapatkan dekapanmu, menghangatkan jiwaku.
dan beku hatiku perlahan jatuh ...
Sampai ke titik jenuhku
Bila saja musim berlalu,
aku tak akan kuasa untuk meluruhkan Hasratku,
Didinding waktu,Ijin kan aku untuk ,meraih hangatmu,
Dalam Imajinasiku, Duhai mentari pagiMu,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar