Aku
yang teronggok seperti pasir
Yang
akan rata saat tersapu gelombang pasang
Aku
bak daun yang kuning mengering
Tersapu
angin jatuh dan siap membusuk.
Mengelanakan
hati yang resah,
Gelisahpun
Tak tentu arah,
Menelantarkan
waktu yang bertandang.
Hingga
detak jam yang berdentang.
Semua
terselimuti rindu yang kupasrahkan
Hingga
di penghujung usiaku,
Tak
terelakan menggelayuti setiap ruas nadi dan napas ku
Kamu
seperti hantu yang menakutkan.
Namun
terkadang hadir seperi pangeran.
Semu
wajah ku yang kuyu mengingatmu
Akan
rindu di sukmaku,
Untuk
kamu ......
Cinta Pertamaku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar